Pages

Kamis, 02 Februari 2012

CINTA

             Aku mencintaimu
            Tapi aku ragu kau akan menerimaku apa adanya

“Andraaa banguuun !” Seru mbok minah-pembantunya-.Gedoran pintu yang masuk ke telinga Andra.Mengusik mimpi indahnya.
“Andraaa,udah pukul enaaam ! Ntar telat lhoo !
            Pukul 6.00 ! Seketika itu juga,mata Andra terbelalak lebar.Apa dia tak salah dengar ? Andra segera melompat bangun,dan melirik jam wekernya dan berkata “Iya mboook”.Andra mendengus kesal.Semua ini gara-gara Anggie-sepupunya-sedang patah hati.Sepanjang malam,Andra merelakan telinganya untuk mendengarkan curhatannya.Kenapa Anggie harus sesedih itu ? Dengan wajahnya yang cantik,dan tubuhnya yang bagus,Anggie tidak pernah kehabisam penggemar.Tapi,bukan Anggie yang membuat Andra kesal, melainkan Bayu-kakak Anggie- yang tidak membangunkannya.Pasti Bayu masih kesal karna cewek idamannya,malah naksir dengan Andra.Tapi itu kan bukan salahnya kan ? Dia kan enggak melakukan apa-apa,dan yang terpenting dia enggak naksir cewek itu sama sekali.dan Andra tidak mengerti kenapa Bayu selalu terintimidasi dengannya.Padahal,wajah Bayu tidak termasuk kriteria jelek.Andra mendengus kesal.
            Situasi di dalam metromini itu sangat padat hingga sulit untuk merayap.Tubuh ceking Andra terjepit oleh puluhan penumpang yang berjubel,sama sekali tak bisa bergerak.Setelah beberapa saat Andra berteriak “BAAAANG,STOP PINGGIR BAAANG !!!!” . Andra segera turun dari metromini dan mempercepat larinya untuk sampai kesekolahnya.
            Disekolah,Andra merupakan anak yang cukup rajin dan pintar dibandingkan para sahabatnya.yakni Bayu,Doni,dan Soni.Bel pulang sekolah telah berbunyi,dan itu membuat para siswa semangat karena sudah tidak lagi mendengar para guru menerangkan suatu pelajaran yang mereka anggap sulit.
            Mereka berempat beramai-ramai ke depan gerbang sekolah.
“eh ntar malem jalan-jalan yuuk,ke mana gitu ”.Ajak Doni pada teman-temannya.
“mau kemana? Emang loe punya duit ? haha” .Ejek Andra kepada Doni.
“yaiyaa siiih,hehe tapi ayo dong pliiis.ntar gue ajak temen lama gue waktu SMP deeh,biar rame.yayaya ?” harap Doni pada ketiganya.
“iyadeeeeeh iyaaa,siip.” kata Andra
“ke kafe biasanya ya” kata Doni. “Oke” sahut ketiganya.

            Malamnya ...
Mereka berkumpul di sebuah kafe yang sudah menjadi tempat janjian mereka berkumpul.Dan setelah beberapa lama mereka bersenda gurau,tiba-tiba datang seorang pria bertubuh tinggi,putih,berhidung mancung dan pada saat itu ia memakai sweater hitam dengan simbol volcom dibagian pojok atas.Dan ketika Andra melihat sosok itu,ia  seperti melihat sosok pangeran yang diidamkannya sejak lama.Andra melihat sosok tanpa kedip sedikit pun.
Lalu Bayu menepuk bahu andra hingga hampir mengenai gelas didepannya.
“loe ngapain sih,Bay nepuk gue segala?”. Sentak Andra
“Habisnya,elo sih ngelamun gitu ?”. sahut Bayu
“Yauda deh,gausa tengkar gitu ah.Nih kenalin temen gue.Namanya Raka”kepada ketiganya.
“Gue Bayu,cowok yang ganteng sendiri haha” sambil memasang wajah sok keren.
”Yeeee,sok banget lho”.Ejek Soni
“Biarin deeh hahaha”.Balas Bayu”
“Mmm..Kalo gue Soni” sambil bersamalan dengan Raka
Lalu hening sejenak karena Andra daritadi hanya diam,dan tidak ikut memperkenalkan diri kepada Raka.Tiba-tiba,”eh Ndra,loe kok diem aja sih.kenalin diri dong ke Raka”.sahut Bayu
“Iyaiyaa sori.Gue Andra”.Kata Andra agak sedikit canggung,sambil bersamalan dengan Raka.
Setelah berkenalan mereka saling bercanda dan berbicara banyak sambil menikmati suasana kafe yang ramai pengunjung yang rata-rata anak muda,dengan lantunan lagu yang sedikit lembut namun enak didengar.
            Setelah saling mengenal dengan Raka,akhirnya mereka berencana untuk pulang karena sudah malam.
“pulang yuk,gue uda ngantuk”.sahut Soni
“Iya nih,gue juga” kata Bayu
“Yauda kalo gitu,kita pulang aja.Kapan-kapan kitya kumpul lagi”.Kata Doni sambil beranjak dari duduknya.
Tiba-tiba Andra menatap Raka,dan berharap “semoga kita dapat bertemu lagi”.Batin Andra
Raka sedikit merasa aneh kepada Andra,lalu melihat Andra dari atas hingga bawah.Dia berpikir “sebenarnya Andra tidak seperti cowok biasanya,Dia memang ganteng,tapi tinggi dan postur tubuhnya lebih seperti ‘perempuan’,dan Cara bicaranya juga,dia sedikit halus tidak seperti teman-temannya yang lain,Dan dia juga sedikit pendiam”.Batin Raka
Ternyata dibalik rasa keanehan itu,diam-diam Raka merasakan sesuatu yang hebat didalam dadanya.rasa degdeg an yang cepat.Entah apa itu,tapi yang jelas,itu terlihat aneh dan sulit dimengerti bagi Raka.Dan itu membuat Raka semakin bingung dan ia berniat untuk dekat dengan Andra untuk tahu apa sebab dari rasa yang dirasakannya.
            Beberapa hari setelah malam itu,Andra menjadi lebih pendiam dari biasanya.Andra selalu memikirkan Raka,cowok idamannya itu.Dan ternyata,Bayu memperhatikan Andra.Bayu  tau bahwa sebenarnya sejak malam itu  Andra menyukai Raka.Bayu hanya diam saja,Tapi ketika dirumah nanti Bayu pasti akan membicarakannya.
            Setelah pulang sekolah,Andra ingin pergi ketoko buku –disuatu mall- didekat sekolahnya sendirian.Dia ingin membeli buku-karena Andra senang membaca-untuk dibaca dirumah.
Lalu tiba-tiba Andra kebelet pipis,akhirnya ia keluar sebentar dari toko buku dan lari kekamar mandi.Setelah selesai,dia keluar dari kamar mandi.Tiba-tiba ada seorang ibu-ibu yang berteriak.Sontak saja Andra kaget dan langsung ke ibu yang dihadapannya itu.Lal Andra bertanya “kenapa bu ?” Si ibu tetap berteriak hingga keluar kamar mandi dan berkata ke satpam bahwa ada anak laki-laki dikamar mandi,dan itu membuat Andra juga ikut keluar.Ketika Andra keluar,si ibu langsung menunjukkan jarinya kepada Andra.
Lalu Andra berkata “Jadi,yang ibu maksud itu saya?,saya itu perempuan bu”.
“jelas-jelas kamu itu laki-laki ! kamu mau boongin saya?” sentak ibu itu
Lalu Andra dengan terpaksa mengeluarkan Kartu pelajar dari dompet yang ada disakunya.Lalu diberikannya kartu itu kepada satpam.
“benar kan kalo saya perempuan?” sahut Andra
“iya bu,benar dia perempuan” Kata satpam sambil menunjukkannya kartu Andra kepada sang ibu
“hehe maaf ya dik,saya mita maaf.saya salah paham.kita damai saja ya dik” kata ibu-ibu itu
“iyadeh bu” kata Andra sedikit merendah.

            Setelah dari kamar mandi,Andra kembali ke toko buku yang tadi.Tiba-tiba ia melihat sosok Raka yang sedang membaca buku dengan gayanya yang keren.Lalu Andra menghapiri Raka ..
“hei Raka.Suka baca buku juga ya?” sapa Andra
“eh,elo Ndra.enggak,lagi pengen aja.Loe kesini sma sapa? Mana temen-temen loe ?” jkata Raka
“ooh,sendiri  aja hehe”.Andra terlihat canggung dan sedikit salah tingkah didepan Raka
“eh,makan yuk.Gue laper banget”. Sahut Raka
“Yuk,Gua juga”. Jawab Andra
            Dan mereka berdua pergi makan dan pulang bareng.Selama dengan Andra,Raka sedikit merasa aneh dengan perasaannya.”apa aku suka dengan Andra?”. Mendadak muncul kata-kata itu dalam pikiran Raka.Tapi Raka tak terlalu menghiraukan dan pulang setelah mengantar Andra pulang.
            Andra dan Raka menjadi semakin dekat dalam beberapa bulan.Dan semakin membuat Raka bingung dengan perasaanya.Semakin dekat dengan Andra,Dia semakin merasakan adanya getaran hebat kepada Andra.apa mungkin itu cinta ? Andra semakin stres dan bingung.Tapi dia semakin sayang terhadap cowok itu,semakin takut kehilangan.
            Andra kebingungan memikirkan Raka yang mendadak hilang,Tanpa menghubungi nya.”Apa yang sebenarnya terjadi pada Raka ?” batin Andra. Andra bingung,dia takut terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.
            Raka bingung harus berbuat apa.Dia berpikir “ya,aku sangat mencintai Andra.aku tau itu salah,tapi rsa ini terlalu besar untuk dia.Aku tau,pasti orang tuaku akan marah besar bila mengetahui ini.ya,tapi takapa”.Beberapa jam kemudian,Raka menghubungi Andra lewat pesan singkat “aku tunggu digedung paling atas di mall dekat sekolahmu”
            Tak lama kemudian Andra bertemu dengan Raka ditempat janjian mereka.Ditempat itu terdapat banyak lampu-lampu berwarna-warni untuk memperindah tempat dan juga dengan semilir angin yang membuat rmbut Andra tersibak.Kemudian,Raka datang dan mendatangi Andra.Andra bingung,salah tingkah.”Ini sebenarnya ada apa,Ka?” tanya Andra.Raka segera mendekat keAndra dan memeluk Andra dan berbisik ketelinga Andra “Aku tau ini salah,aku tau.aku tak seharusnya mempunyai perasaan ini kepadamu.maaf”.
“maksud kamu apa?” Tanya Andra
“Aku sayang padamu,Ndra.Sejak aku tau kamu,aku merasakan sesuatu.setelah lama dekat denganmu,aku juga merasa jadi lebih ingin sama kamu terus.Aku tak peduli apa yang orang katakan nanti,aku tetap sayang kamu”. Sahut Raka. Seketika itu juga,Andra bingung dan menangis dihadapan Raka.Dan berkata “Maaf,aku gak bisa.Aku sudah bohong sama kamu”.
“Maksud kamu ?” Sahut Raka agak terkejut
“Iya,maaf.aku sudah bohong.Sebenarnya aku itu......(Andra menelan ludah sebentar) cewek”.Kata Andra
            Andra langsung tak berani menatap Raka,Dia takut Raka marah padanya karna Andra telah berbohong.Tapi,tiba-tiba Raka memegang dagu Andra dan mendongakkan keatas dan Raka berkata “Aku engk marah,aku hanya kaget.kamu tak usah takut.”
“Tapi,aku sudah berbohong” kata Andra sedikit bergetar
“Enggak apa-apa,aku sedikit lega.karna kmu perempuan.aku juga takut tiba-tiba suka pada ‘laki-laki’”.kata Raka sedikit menggoda Andra.Dan Andra hanya diam dan malu.\
“So,you want to be my girlfriend ? or later my wife ?”. Kata Raka yang diucapkannya kepada Andra (jadi,kamu mau jadi pacarku? atau istriku nanti ?). Andra mengiyakan tawaran Raka,tapi ia tetap saja malu.Tapi akhirnya,mereka berdua berpacaran seperti layaknya orang lainnya .

0 komentar:

Posting Komentar